Narada : Jurnal Desain dan Seni
Vol 4, No 3 (2017): Jurnal Desain dan Seni Narada

PENERAPAN KONSEP AIRPORT MALL PADA BANDARA: STUDI KASUS BANDARA KUALA NAMU MEDAN SUMATERA UTARA

Rr. Chandrarezky Permatasari (Universitas Mercu Buana)



Article Info

Publish Date
19 Jul 2018

Abstract

RingkasanIndustri penerbangan di Indonesia berkembang pesat, ditandai dengan banyaknya penerbangan domestik maupun internasional, banyaknya maskapai penerbangan baru dan bertambahnya bandar udara di berbagai daerah. Salah satunya Bandar Udara Internasional Kuala Namu (IATA: KNO, ICAO: WIMM), yang berjarak 39 km dari kota Medan. Bandara internasional ini adalah bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Bandara Kuala Namu diharapkan dapat menjadi bandara pangkalan transit internasional untuk kawasan Sumatera dan sekitarnya.Bandara  Kualanamu merupakan Bandara Komersial yang memperkenalkan konsep Airport Mall dalam Bandara dan juga direncanakan menjadi pusat kegiatan yang dikelilingi oleh berbagai fasilitas pendukung, baik yang terletak di dalam pagar bandara maupun di luar pagar bandara. Fasilitas tersebut dapat berupa perkantoran, gudang logistic, arena permainan, hotel, perumahan, pusat industri, rumah sakit, pusat pendidikan, mall maupun sarana pendukung lainnya. Dalam menerapkan konsep mall dalam bandara komersial, ketidaknyamanan jika terjadi kepadatan calon penumpang dan non penumpang merupakan kendala yang dihadapi, sehingga membutuhkan penerapan desain Interior yang nyaman dan sirkulasi yang efektifKata Kunci: Bandara Kualanamu, fasilitas publik, konsep mall dalam bandara, kenyamanan AbstractThe aviation industry in Indonesia is now growing quite rapidly, marked by the number of domestic and international flights, the number of new airlines and the increase of airports in various regions in Indonesia. One of them is Kuala Namu International Airport (IATA: KNO, ICAO: WIMM), an international airport which located 39 km from the city of Medan. This airport is the second largest airport in Indonesia after Soekarno-Hatta International Airport. Kuala Namu Airport is expected to become an international transit base airport for Sumatera and its surroundings.Kualanamu Airport is a Commercial Airport that introduces the concept of Airport Mall within the Airport and is also planned to become an activity center surrounded by various supporting facilities located within the airport fence and outside the airport fence. Exemplifications of these facilities are offices, logistics warehouses, game arenas, hotels, housing, industrial centers, hospitals, education centers, malls and other supporting facilities. In intergrating mall concept with commercial airport, many obstacles need to be overcame , one of them is the population density, as the result of the circulation of prospective passengers and non-passengers. It requires the implementation of a comfortable interior design and an effective circulation.Keywords: Kualanamu Airport, public facilities, airport mall concept, comfortability

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

narada

Publisher

Subject

Arts

Description

Narada: Jurnal Desain dan Seni diterbitkan oleh Fakultas Desain dan Seni Kreatif, Universitas Mercu Buana. Jurnal ini merupakan sarana untuk mempublikasikan tulisan ilmiah berupa hasil penelitian, hasil pemikiran (gagasan konseptual), serta hasil perancangan karya desain dan seni terapan (Applied ...