Proses pengambilan sampah di Kota Padang khususnya pada Kecamatan Padang Selatan dilakukan dengan menggunakan cara pengambilan bak sampah dan kontainer yang tersebar di setiap jalan umum. Dengan biaya bahan bakar yang terbatas pada setiap kendaraan pengangkut maka proses pengangkutan sampah hanya dapat dilaksanakan sebanyak satu kali putaran saja yaitu dari pool kesetiap wilayah pelayanan tertentu kemudian dibawa ke TPA dan berakhir di pool kembali, sehingga masih terdapat penumpukan sampah di beberapa wilayah. Penelitian ini melakukan kajian lebih lanjut tentang upaya untuk mengoptimalkan proses pengangkutan sampah dengan satu kali putaran rute agar menjadi efektif dan efisien. Sehingga dengan melakukan analisis sub-sistem ini diharapkan rute pengangkutan sampah yang dibuat dapat lebih efektif dan efisien sehingga didapatkan rute pengangkutan yang paling optimum dan tidak terjadi lagi peumpukan sampah pada tempat-tempat yang akan dilewati. Analisis jarak pada rute truk pengangkutan sampah pada penelitian ini ditentukan berdasarkan pada rute terpendek sehingga dapat mengefisiensikan jarak, biaya, dan waktu operasional truk pengangkut sampah. Vehicle Routing Problem (VRP) dapat digunakan dalam penyelesaian Analisis pada rute truk pengangkutan sampah. Analisis jarak pada rute truk pengangkutan sampah, selain dengan VRP juga menggunakan algoritma Nearest Neighbour yang dapat mengoptimalkan biaya transportasi. Adapun pengujian Vehicle Routing Problem (VRP) pada penelitian ini menggunakan software Visual Basic.net 2005 Dari hasil data yang diperoleh pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Padang terdapat 21 rute yang terbentuk dengan kapasitas mobil 7 m3 dengan jarak titik kontainer terjauh 43.8 km dan terdapat sebanyak 44 titik bak kontainer di Wilayah Kecamatan Padang Selatan. Kata Kunci- Analisis, Rute Truk, Vehicle Routing Problem (VRP), Visual Basic, Nearest Neighbour, Daerah Pelayaan
Copyrights © 2018