Teknologi jaringan Radio Republik Indonesia saat ini telah menggunakan sistem komunikasi satelit, dimana dengan sistem wireless access ini dapat menjangkau tempat - tempat yang sulit terjangkau. Penelitian ini akan membahas mengenai jaringan pada LPP-RRI yang membahas tentang performansi radio, kelemahan-kelemahan radio maupun kelebihan-kelebihan dari teknologi ini. Pada penelitian ini, penulis terlebih dahulu memahami bentuk dan konfigurasi jaringan RRI pada rute Palembang - Musi Banyuasin. Setelah itu, penulis melakukan perhitungan matematis untuk memperoleh nilai Carrier To Noise (C/N) total dengan menghitung nilai Carrier to Noise uplink pada stasiun bumi di kota Palembang, Carrier to Noise Intermod pada satelit carrier to noise downlink stasiun bumi yang terletak di Musi Banyuasin. Setelah mendapatkan nilai (C/N) total selanjutnya penulis membandingkan hasil perhitungan matematis (C/N) total dengan data yang ada pada software RRI sehingga dapat menganalisa penyebab perbedaan dari kedua nilai tersebut dan dapat memberikan pemecahan masalah agar keoptimalan penggunaan jaringan lebih baik. Kemudian, untuk mengetahui tingkat performansi jaringan RRI maka penulis harus mencari nilai Eb/No dan nilai BER untuk membandingkan hasil perhitungan dengan standarisai Digital Voice dengan nilai 6,5 dB dengan BER 10-3 dimana nilai ini menyatakan performansi jaringan dalam kondisi baik. Kata Kunci : RRI, Satelit, Carrier to Noise (C/N), Eb/No, BER (Bit Error Rate)
Copyrights © 2017