Selama kehamilan upaya pemeliharaan dan peningkatan kesehatan ibu memerlukan perhatian ekstra sehingga kondisi kesehatan ibu tetap terjaga. Latihan senam hamil yang teratur dapat dijaga kondisi otot-otot dan persendian yang berperan dalam mekanisme persalinan, mempertinggi kesehatan fisik dan psikis serta kepercayaan pada diri sendiri dan penolong dalam menghadapi persalinan dan membimbing wanita menuju suatu persalinan yang fisiologis. Luaran penelitian untuk pengayaan bahan ajar dan publikasi jurnal ilmiah yang ber ISSN. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan rancangan Quasi-Experimental, yaitu suatu penelitian eksperimen yang penetapan objek penelitiannya tidak dilakukan secara acak (randomized) atau Non-Randomized Pretest-Posttest Control Group Design. Objek penelitian dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu Kelompok Perlakukan (KP) dan Kelompok Kontrol (KK). Penetapan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakan consecutive sampling technique.Hasil penelitian ini menunjukkan, rata-rata proses persalinan kala I dan Kala II pada ibu yang melakukan senam dan tidak melakukan senam terdapat perbedaan proses persalinan. Diperoleh nilai t pada kala 1 sebesar 9,22 dengan probabilitas signifikansi 0,000 berarti p < 0,05 menunjukkan bahwa ada perbedaan proses persalinan kala I antara ibu yang melakukan senam dengan yang tidak senam. Pada kala II diperoleh nilai t sebesar 21,7 dengan probabilitas signifikansi 0,011 berarti p < 0,05 menunjukkan bahwa ada perbedaan proses persalinan kala II antara ibu yang melakukan senam dengan yang tidak senam. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hipotesa diterima dan ada pengaruh antara senam hamil terhadap lamanya proses persalinan. Keywords: Senam,Hamil, Proses, Persalinan
Copyrights © 2015