Tulisan ini menjelaskan tentang pembuatan optical power meter (OPM) menggunakan Raspberry Pi sehingga disebut RPi OPM. Penelitian yang dilakukan meliputi perancangan rangkaian pengondisian sinyal dan sistem pengolahan data dengan Raspberry Pi. Pengondisi sinyal berupa transimpedansi amplifier dengan enam buah resistansi, yaitu 100 Ω, 1 kΩ, 10 kΩ, 100 kΩ, 1 MΩ, dan 10 MΩ sebagai pemilih jangkauan pengukuran daya optik. Di sisi lain, Raspberry Pi berfungsi sebagai pengolah data dan penampung hasil pengukuran. Percobaan menggunakan dua buah sumber cahaya, yaitu laser dioda dengan panjang gelombang 1.310 nm dan 1.552 nm. Hasil pengukuran RPi OPM dibandingkan dengan OPM Anritsu ML9002A sebagai validasi pembacaan. RPi OPM yang telah dibuat mampu mengukur daya optik pada rentang -50 dBm sampai -5 dBm untuk kedua panjang gelombang tersebut. Adapun eror pembacaan memiliki nilai terbesar 0,53 dBm dan terkecilnya 0,01 dBm pada saat mengukur daya laser dioda 1.310 nm, sedangkan 0,41 dBm dan 0,03 dBm saat pada saat mengukur laser dioda 1.552 nm.
Copyrights © 2016