Telah dibuat alat pendeteksi sambungan rel yang putus dengan menggunakan sensor akselerometer dan kamera visi. Alat pendeteksi yang dibuat bekerja secara langsung mendeteksi kondisi rel yang putus yang tampak pada monitor yang dipasang di atas lori. Perangkat pendeteksi kondisi putus rel terdiri atas dua buah kamera visi, akselerometer, prosesor CPU i5, GPS, dan layar monitor yang dipasang di atas lori. Fungsi alat pendeteksi kondisi putus rel dibuat untuk dapat menggantikan fungsi JPJ (Juru Pemeriksa Jalan Rel) yang dilakukan dengan berjalan kaki. Pada penelitian ini, hasil pemeriksaan kondisi rel putus dapat terdeteksi pada layar monitor berupa grafik yang ditampilkan dari hasil pengukuran akselerometer pada tampilan sumbu X dan sumbu Z, sedangkan kondisi nyata rel dapat terlihat langsung pada layar monitor yang merupakan pengamatan langsung dari dua buah kamera visi. Data hasil pendeteksian kondisi putus rel dikirim langsung ke pusat ruang kontrol dan data rekaman kamera kemudian digunakan sebagai analisis dari kondisi rel kereta api. Alat pendeteksi ini digunakan untuk mengetahui posisi rel putus sekaligus melihat kondisi rel putus secara visual dengan bantuan kamera. Untuk menetapkan kerusakan rel putus diperlukan percobaan dengan investigasi secara mendalam menggunakan komputer visi dan/atau menggunakan data vibrasi hasil pengukuran getaran yang diperoleh. Dari pengukuran deteksi kerusakan sambungan rel menggunakan standar MIL-STD-150a dengan 1951 USAF 3-bar resolving test power chart dapat dideteksi kondisi putus rel hingga panjang hanya 2 mm. Diperoleh nilai akurasi lokasi sebesar 3 meter yang diperoleh dari spesifikasi GPS yang digunakan. Kata kunci: rel putus, akselerometer, kamera visi, JPJ (Juru Pemeriksa Jalan Rel)
Copyrights © 2013