Tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) menjadi tindak pidana yang paling banyak terjadi selama lima tahun terkahir di Kabupaten Kebumen. Upaya yang dilakukan pihak Kepolisian dengan cara patroli rutin belum bisa mencegah tindak pidana tersebut. Adapun rumusan permasalahannya adalah bagaimanakah pelaksanaan patroli dialogis kendaraan bermotor Satuan Sabhara Polres Kebumen, faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan patroli dialogis kendaraan bermotor Satuan Sabhara Polres Kebumen dalam mencegah tindak pidana curat, dan bagaimana mengoptimalkan patroli dialogis Satuan Sabhara Pores Kebumen dalam mencegah tindak pidana curat. Penulis menggunakan kepustakaan konseptual meliputi teori manajemen, teori pencegahan kejahatan, teori komunikasi, konsep patroli dialogis, konsep Sabhara, dan konsep tindak pidana curat. Penelitian dilakukan pada bulan Maret tahun 2017 di wilayah hukum Polres Kebumen, menggunakan metode penelitian Field Reseacrh dengan pendekatan Kualitatif. Sumber data didapat dari sumber primer dan sekunder, teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Teknik analisis data dilakukan reduksi data, sajian data dan penarikan simpulan. Pelaksanaan patroli dialogis kendaraan bermotor sudah mengacu pada Peraturan Dirsabhara Polda Jateng Nomor 1 tahun 2015 tentang patroli dialogis, namun pelaksanaannya masih terfokus pada kawasan pertokoan, pasar, stasiun, perbankan, dan pusat keramaian lainnya. Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa patroli dialogis kendaraan bermotor Satuan Sabhara Polres Kebumen dalam mencegah tindak pidana curat sudah berjalan cukup baik. Namun masih terdapat faktor penghambat kegiatan patroli dialogis kendaraan bermotor dalam mencegah tindak pidana curat yaitu kurangnya personel, kemampuan petugas patroli dialogis, dan kurangnya peralatan pendukung patroli dialogis. Saran dari penulis adalah agar memaksimalkan kekuatan personel yang sudah ada, peningkatan kemampuan petugas patroli dialogis, penambahan sarana prasarana patroli dialogis kendaraan bermotor, serta peningkatan pengawasan dan pengendalian dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.
Copyrights © 2017