JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA
Technoscientia Vol 11 No 2 Februari 2019

TEKNIK WATERMARKING MENGGUNAKAN METODE CRT PADA DETEKSI TEPI CANNY UNTUK PERLINDUNGAN HAK CIPTA (DAGADU)

Herawati, Nuniek (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Feb 2019

Abstract

Yogyakarta merupakan salah satu kota tujuan wisata favorit di Indonesia. Hampir setiap akhir pekan atau liburan Kota Gudeg ini selalu dipadati oleh wisatawan baik lokal maupun manca negara dari anak-anak, remaja sampai orang dewasa. Pada kota pariwisata khususnya, ketersediaan cinderamata dan oleh-oleh memegang peran penting untuk menambah income daerah dan sudah pasti mempunyai kekhasan. Kota Yogyakarta tak hanya terkenal dengan oleh-olehnya yang berupa gudeg, batik dan bakpia saja, namun juga dikenal dengan brand fashion Dagadu. Dagadu merupakan sebuah merek dagang khas Yogyakarta berupa rancangan grafis yang dibuat pada cinderamata terutama kaos, baju, gantungan kunci, stiker dan lain-lain. Rancangan grafis dimana menghasilkan citra bisa dijaga dari manipulasi citra agar tidak bisa ditiru oleh pihak lain. Skema watermarking dibuat untuk mengatasi hal ini. Teknik watermarking merupakan salah satu solusi menghindari penyalinan yang tidak legal. Saat ini banyak skema watermarking yang telah diajukan untuk mengatasi masalah ini. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan teknik watermarking Chinese Remainder Theorem (CRT) untuk pelabelan hak cipta. Sebelum dilakukan penanaman watermark, dilakukan proses preprocessing terlebih dahulu menggunakan metode deteksi tepi Canny untuk mengetahui tepi dan batas-batas pada citra. Hasil pengukuran kualitas citra menggunakan Structural Similarity (SSIM), terlihat metode CRT pada deteksi tepi Canny mampu meningkatkan kualitas citra watermark secara signifikan dengan rata-rata 0.99963 dibandingkan dengan metode CRT yang hanya memiliki rata-rata 0.99842. Pada saat diberi serangan pengolahan citra, CRT pada deteksi tepi Canny mampu mempertahankan robustness terhadap serangan dengan rata-rata kompresi 0,68212 dan noise 0.940038 sedangkan metode CRT hanya memiliki rata-rata kompresi 0,56653 dan noise 0.93632.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

technoscientia

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Engineering

Description

JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA dengan ISSN: 1979-8415 dan E-ISSN: 2714-8025 merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan LPPM Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta sebagai wahana publikasi karya ilmiah/penelitian di bidang teknologi atau rekayasa meliputi bidang teknik kimia, teknik industri, ...