Penelitian bertujuan untuk memperoleh prototype boncengan sepeda motor untuk anak usia 6-7 tahun dengan menggunakan pendekatan ergonomi yang lebih nyaman. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner (angket) dan pengukuran antropometri. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji kenormalan data, uji kecukupan data, dan uji statistic paired sample t-test. Hasil penelitian dari uji kenormalan data dinyatakan normal, uji kecukupan data menunjukkan bahwa data tersebut dinyatakan cukup. Uji statistic paired sample t-test, nilai konfidensi interval: -1,22508 < sebelum – sesudah < -0,88159. Dengan menggunakan nilai t hit - 12,544, jika nilai ini diberi harga mutlak = 12,544 maka t tabel = 2,262. Karena t hit > t tabel maka disimpulkan H0 ditolak, artinya ada perbedaan tingkat kenyamanan dan keergonomisan secara statistik dari pengguna sebelum dan sesudah adanya pengembangan produk boncengan. Hal ini bisa dilihat dari signifikan 0,000 (
Copyrights © 2016