Saat ini bangku belajar di sekolah belum disesuaikan dengan antropometri usia siswa. Ketidaksesuaian bangku dengan dimensi antropometri siswa akan timbul berbagai dampak antara lain kelelahan siswa. Kelelahan tersebut berdampak pada penurunan daya reaksi belajar yang sampai saat ini belum banyak dikaji. Metode penulisan ilmiah ini secara deskriptif yang ingin memaparkan prinsip desain bangku belajar di sekolah yang dikaitkan posisi duduk di kursi dan daya berfikirnya saat proses belajar mengajar. Kajian dan pembahasan ilmiah pada tulisan ini berdasarkan studi literatur. Kesimpulan: 1) desain bangku belajar harus memperhatikan: kedalaman landasan tempat duduk, ada sandaran pinggang, ruang antara alas duduk dan tepi bawah meja harus luas, menimbulkan kenyamanan secara fisik dan psikologis siswa. 2) dapat dikatakan bahwa daya berfikir dapat diukur menggunakan parameter biologis, kemudian kenyamanan dan keamanan bangku belajar dapat meningkatkan daya berfikir siswa dalam proses belajar mengajar. Saran: gunakan bangku belajar yang ergonomis; dan perlu diteliti penurunnan daya berfikir dengan menggunakan parameter respons hormon kortisol.
Copyrights © 2012