Beberapa tanggapan masyarakat melalui media massa menyebut bahwa faktor-faktor yangsangat berpengaruh terhadap penggunaan jembatan penyeberangan orang adalah (1) kesadaran masyarakat Kota Pahlawan untuk memanfaatkan jembatan penyeberangan sebagai sarana menyeberang jalan masih rendah, padahal jembatan-jembatan itu dibangun oleh Pemkot Surabaya untuk keselamatan jiwa warganya dan menelan duit yang tak sedikit, (2) desain Konstruksi Jembatan Penyeberangan (JP) yang tinggi dan tangga yang terjal dan sempit, keadaan yang kotor dan suram, sehingga pengguna merasa lelah dan tidak nyaman, selain itu tidak adanya desain yang terintegrasi antara jembatan dan pedestrian maupun halte (3) penempatan jembatan penyeberangan pada lokasi yang ramai dan benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat sehingga tidak terkesan hanya untuk memenuhi kebutuhan pemasangan iklan semata.Penelitian ini mencoba mencari jawaban melalui studi terhadap fisik jembatan penyeberanganyang ada di Kota Surabaya, mencari penyebab-penyebab kurangnya minat masyarakat dalammenggunakan jembatan penyeberangan dan usulan masyarakat terhadap desain jembatanpenyeberangan. Karena jembatan penyeberangan merupakan fasilitas publik maka sudahsewajarnyalah konsep desain jembatan penyeberangan juga mengacu pada keinginan dan kebutuhan masyarakat pengguna.
Copyrights © 2011