Tunas Medika Jurnal Kedokteran & Kesehatan
Vol 2, No 3 (2015): Tunas Medika Jurnal Kedokteran & Kesehatan

KEEFEKTIFAN KONSENTRASI EKSTRAK JAHE (Zingiber Officinale Roscoe) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Shigella dysenteriae

Amanah Amanah (Fakultas Kedokteran Unswagati)
Dwi Listiani Cornelli (Fakultas Kedokteran Unswagati)



Article Info

Publish Date
13 Mar 2017

Abstract

Latar Belakang: Sejak jaman dahulu masyarakat Indonesia dalam menanggulangi masalah kesehatan mengenal dan memakai tanaman berkhasiat obat, salah satunya adalah jahe (Zingiber officinale Roscoe) yang memiliki zat aktif yaitu oleoresin dan minyak atsiri yang dapat berguna sebagai antibakteri. Kandungan minyak atsiri dan oleoresin pada jahe mampu membunuh dengan cara merusak membran plasma sel bakteri serta mengganggu proses koagulasi. Tujuan: penelitian Untuk mengetahui konsentrasi efektivitas ekstrak jahe terhadap bakteri Shigella dysentriae. Metode:  Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan desain penelitian Post Test Only Control dengan metode difusi (sumuran) pada media pertumbuhan agar MacConkey’s. Sampel pada penelitian ini adalah konsentrasi ekstrak jahe dengan kadar 100%, 50%, 25%, 12,5%, 6,25%, 3,13% dengan pelarut methanol sebagai kontrol negatif dan Ceftriaxone sebagai kontrol positif. Analisis data menggunakan one way ANOVA dilanjutkan dengan Post Hoc Test dan menunjukan daya hambat yang bermakna (p < 0,05) antara berbagai konsentrasi ekstrak jahe terhadap pertumbuhan bakteri Shigella dysenteriae. Hasil: pada penelitian ini konsentrasi 100% memperlihatkan zona hambat dan memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri dengan diameter 16 mm. Kesimpulan: penelitian ini membuktikan bahwa konsentrasi ekstrak jahe 100% memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Shigella dysenteriae dan memiliki respon daya hambat sedang (S).Kata kunci: Jahe (Zingiber Officinlae Roscoe), minyak atsiri dan oleoresin, Shigella dysenteriae Background: Since long-ago Indonesia people knows to cope with health problem and use herbs as their medicine, one of  the herb is ginger (Zingiber Officinale Roscoe) which have active content oleoresin dan essential oils are usefull to anti-bacterial activity. Atsiri oils and oleoresin has ability to destroying plasm membrane cell of bacteria and disturbing coagulation process.  The aim of this research will be determine the effective concentration of ginger extract againts the growth of Shigella dysenteriae. Methods: this research was an experimental study using Post Test Only Control with diffusion’s (hole) methods on MacConkey’s agar. Samples in this research are ginger extract concentration respectively 50%, 25%, 12,5%, 6,25%, and 3,13% with methanol as a negative control group and Ceftriaxone as a positive control group. Data was analyzed by one way ANOVA and followed by Post Hoc Test, and test showed a significant result (p<0,05) in which concentrations of the extract able to kill the Shigella dysenteriae effectively. Results: in this study, 100% concentration showoff of inhibitory zone and significantly inhibited bacterial growth with 16 mm diameters. Conclusion: this study is proving that 100% concentration of ginger extract has ability as antimicrobial, to against Shigella dysenteriae bacterial growth and has medium respone of inhibitory zone (M).Keyword: Zingiber Officinlae Roscoe, oleoresin and essential oils, Shigella dysenteriae

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

tumed

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Tunas Medika : Jurnal Kedokteran & Kesehatan adalah jurnal Ilmiah yang memuat naskah publikasi Ilmiah di bidang Kedokteran dan Kesehatan yang meliputi bidang Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, Biomedis serta Pendidikan Kedokteran.Tunas Medika : Jurnal Kedokteran & Kesehatan merupakan memuat publikasi ...