Jurnal Hortikultura
Vol 15, No 4 (2005): Desember 2005

Uji Stabilitas Hasil Umbi 7 Genotip Kentang di Dataran Tinggi Pulau Jawa

Kusmana, - (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Aug 2013

Abstract

Untuk mengetahui stabilitas 7 genotip kentang pada berbagai kondisi lingkungan di Pulau Jawa, telah dilakukan uji multilokasi. Lokasi pengujan adalah 2 kali di Pangalengan dan Garut, masing-masing sekali di Lembang, Cipanas, Ciwidey, Magelang, Banjarnegara, dan Pasuruan. Rancangan percobaan yang digunakan acak kelompok dengan 4 ulangan setiap petak percobaan ditanami 30 tanaman. Hasil percobaan menunjukkan bahwa satu-satunya genotip yang stabil adalah I-1085 dengan nilai koefisien regresi b=1 dan simpangan regresi δij=0. Genotip Atlantik menghendaki lingkungan yang menguntungkan ditandai dengan nilai b>1, sebaliknya genotip Panda dapat beradaptasi pada lingkungan yang kurang menguntungkan dengan nilai b<1. Potensi hasil tinggi ditampilkan oleh genotip 380584.3 (33,5 t/ha) dan genotip FBA-4 (28,1 t/ha) dengan b=1 namun δij=0.Yield stability evaluation of 7 potato genotypes in highland of Jawa Island. The aim of the research was to observe tuber yield stability of 7 potato genotypes at different environment of Jawa Island. Multilocation trials were located at Pangalengan and Garut for 2 seasons, Lembang, Cipanas, Ciwidey, Magelang, Banjarnegara, and Pasuruan (1 season) respectively. Experimental was arranged in a randomized complete block design with 4 replications, consisted of 30 plants per plot. The results of the experiment indicated that genotypes of I-1085 were stable to all location, showed by b=1and δij =0. Whereas, Atlantic was adapted to favorable environments showed by b>1. Panda was adapted to unfavorable environment showed by b<1. The highest tuber yield were obtained from genotypes 380584.3 (33.5 t/ha) and FBA-4 (28.1 t/ha), with b=1 but δij=0.

Copyrights © 2005






Journal Info

Abbrev

JHORT

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Hortikultura (J.Hort) memuat artikel primer yang bersumber dari hasil penelitian hortikultura, yaitu tanaman sayuran, tanaman hias, tanaman buah tropika maupun subtropika. Jurnal Hortikultura diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Badan Litbang Pertanian, ...