Jurnal Intake : Jurnal Penelitian Ilmu Teknik dan Terapan
Vol. 6 No. 1 (2015): April, 2015

Studi Analisa Stabilitas Timbunan Dengan Metode Limit Equlibrium Dan Finite Elemen Berdasarkan Kondisi Tanah Di Indonesia

Putu Tantri KSari (Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS),)
Yudhi Lastiasih (Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS))



Article Info

Publish Date
22 Apr 2015

Abstract

Kelongsoran timbunan sering terjadi di daerah yang memiliki kontur topografi yang beragam, salah satunya di Indonesia. Ketidakstabilan timbunan memicu berbagai masalah yang perlu diteliti lebih lanjut. Stabilitas lereng menjadi perhatian utama di bidang teknik Geoteknik terutama di daerah yang memiliki beragam topografi. Ada dua metode yang umum digunakan dalam analisis stabilitas tanggul. Limit Equilibrium Method (LEM) secara luas digunakan oleh para penelitia dan perencana dalam melakukan analisis stabilitas lereng. Analisis stabilitas lereng menggunakan Finime Element Method (FEM) juga telah diterima secara luas selama bertahun-tahun. Masing-masing metode memiliki perbedaan dalam memperoleh nilai Angka keamanan (SF). Beberapa penelitian sebelumnya telah dilakukan untuk membandingkan kedua metode yang ada. Hasil yang diperoleh dari perbandingan metode LEM dan FEM masih sangat bervariasi sesuai dengan lokasi review setiap penelitian dan belum menunjukkan hasil yang pasti dan sesuai dengan kondisi tanah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas timbunan untuk melakukan perbandingan pada berbagai kondisi tanah sesuai dengan jenis tanah di Indonesia dengan menggunakan LEM dan FEM. Metode Limit Equlibrium dilakukan dengan membandingkan metode yang dikembangkan sebelumnya: Ordinary / Fellenius, Metode Bishop disederhanakan, Metode Janbu disederhanakan, Spencer Metode, metode Morgenstern-Prince, Metode Lowe-Karafiath. Analisa stabilitas timbunan dengan LEM dan FEM dilakukan dengan menggunakan program bantukomputer. Analisa stabilitas timbunan dalam penelitian ini memperoleh hasil yang variatif. Nilai safety factor pada metode-metode dengan LEM menghasilkan nilai yang berbeda tergantung dari jenis tanahnya. Perbedaan nilai safety factor tersebut disebabkan oleh perbedaan prinsip perhitungan kelongsoran. Rentang perbedaan nilai SF adalah ±2-11% untuk natural slope dan 3-20% untuk timbunan jalan baik pada kondisi muka air tinggi maupun rendah.Nilai SF dengan metode finite element menghasilkan nilai yang lebih besar dibandingkan dengan metode limit equilibrium. Perbedaan nilai SF adalah variatif berkisar antara 7-10% tergantung dari jenis tanahnya.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

intake

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Computer Science & IT Electrical & Electronics Engineering Mechanical Engineering

Description

Jurnal Intake: Jurnal Penelitian Ilmu Teknik Dan Terapan (INtelligent Technology And Knowledge Engineering) Jurnal Intake merupakan publikasi berkala yang diperuntukkan Jurnal Penelitian Ilmu Teknik Dan Terapan. Jurnal Intake dikelola oleh Faklutas Teknik Universitas Darul Ulum Jombang . Publikasi ...