Latar Belakang : Beberapa pasien sering mengalami kesulitan dalam mengeluarkan sputum walaupun sudah dilakukan latihan batuk efektif karena sputum yang berada pada jalan napas lengket dan kental sehingga menyebabkan pasien terstimulasi untuk terus batuk. Tujuan penelitian ingin mengetahui pengaruh pemberian cairan hangat peroral sebelum latihan batuk efektif dalam upaya kemampuan pengeluaran sputum pasien COPD di rumah sakit. Metode penelitian : Jenis penelitian Quasi eksperimen, rancangan One Group Pra-Post Test Design. Menggunakan teknik Accidental sampling. Data dianalisis dengan uji Paire t-test. Hasil : Rata-rata volume sputum yang dikeluarkan sebelum pemberian cairan hangat peroral pada pasien COPD adalah 1,81 ml, rata-rata volume sputum yang dikeluarkan sesudah pemberian cairan hangat peroral pada pasien COPD adalah 2,32 ml, hasil uji statistik Pair t test menunjukkan nilai signifikan 0,009 (p<0,05), terdapat perbedaan volume sputum yang bermakna antara sebelum pemberian cairan hangat peroral dengan sesudah pemberian cairan hangat peroral pasien COPD. Kesimpulan: Pemberian cairan hangat peroral sebelum latihan batuk efektif dapat membantu meningkatkan sekresi sputum sehingga penelitian ini dapat menjadi bahan acuan untuk sumber informasi, alternatif terapi nonfarmakologis yang mudah dan ekonomis untuk kelancaran jalan nafas serta mencegah akumulasi sekret berlebih pada pasien COPD.
Copyrights © 2019