Menurut World Health Organization (WHO), susu formula adalah susu yang sesuaidan bisa diterima oleh sistem tubuh pada bayi. Susu formula yang baik tidak menimbulkangangguan saluran pencernaan seperti diare, muntah, atau kesulitan buang air besar. Di duniaobesitas ditemukan mencapai 4,5% hampir 40% lebih tinggi diantara mereka yang tidakpernah diberi ASI, dibandingkan dengan angka 2,8% di antara mereka yang diberi ASIeksklusif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status gizi pada bayi usia 0-6 bulanyang diberikan susu formula. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh bayi usia 0-6 bulan,yang keseluruhannya dijadikan sampel penelitian dengan metode pengambilan total sampling.Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini dengan kuisioner pengetahuan dantimbangan BB dengan dacin. Data diperoleh berupa data primer di Puskesmas Ganjar Agung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi usia 0-6 bulan yang diberikan susu formulasebanyak 65. Status gizi kurang terdapat 8 (12,4%), status gizi baik terdapat 51 (78,4%) danstatus gizi lebih terdapat 6 (9,2%). Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah di Puskesmas Ganjar Agungtahun 2014, sebagian besar adalah bayi usia 0-6 bulan yang diberikan susu formulamengalami status gizi baik yaitu 51 (78,4%).
Copyrights © 2019