Pengangguran termasuk dalam permasalahan pelik bagi Indonesia sebagai negara berkembang. Pemerintah telah berupaya untuk mengurangi pengangguran, diantaranya dengan mendorong bisnis UMKM sedemikian rupa dan diharapkan dapat menyerap tenaga kerja dalam rangka usaha mengurangi pengangguran. Dibidang permodalan, Pemerintah mengeluarkan kebijakan kepada pihak-pihak terkait untuk memperhatikan Proporsi Kredit UMKM. Penelitian ini membahas tentang dampak proporsi kredit umkm terhadap pengangguran di indonesia tahun 2011-2020. Proporsi Kredit UMKM merupakan variabel independen (X) dan Pengganguran merupakan variabel dependen(Y). Data yang digunakan berupa data sekunder yang diambil dari BPS, diolah dengan menggunakan SPSS.22. Penelitian ini menghasilkan rumus regresi linier Y = 7146,103 + 0,587 X dengan nilai R sebesar 0,170 dan R square sebesar 0,029. Dengan demikian Proporsi Kredit UMKM saja yang tidak cukup untuk mengurangi pengangguran. Pemerintah harus lebih memperhatikan faktor lain untuk mendorong pertumbuhan bisnis UMKM sehingga mampu menyerap tenaga kerja yang besar dan mengurangi pengangguran.
Copyrights © 2020