Kerahasiaan dokumen rekam medis sangat berpengaruh terhadap informasi yang dihasilkan pada dokumen rekam medis tersebut. Di RSUD Kabupaten Meawi masih ditemukan dokumen rekam medis yang misfile, dari 196 dokumen rekam medis di bulan januari 2018 yang di periksa, ditemukan 91 dokumen rekam medis yang tidak diketahui keberadaannya. Tujuan penelitian ini adalah megetahui upaya mengatasi kejadian misfile pada dokumen rekam medis di ruang peyimpanan dokumen rekam medis di RSUD Kabupaten Melawi. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif data dengan melakukan pengamatan secara langsung terhadap obyek dan subyek penelitian. Metode yang digunakan adalah metode wawancara dan observasi. Observasi dilakukan dengan pengamatan langsung selama 3 hari terhadap kejadian misfile dan wawancara dengan petugas untuk mengetahui upaya mengatasi misfile. Hasil penelitian menunjukan tidak adanya tracer dan tidak ada petugas khusus di ruang penyimpanan dokumen rekam medis, sistem penjajaran yang digunakan adalah Straight Numberical Filing (SNF). Kejadian misfile mencapai 46% dari 196 dokumen yang diperiksa, karena terdapat 96 dokumen yang tidak diketahui keberadaannya. Untuk mengatasi kejadian missfile petugas akan membuat tracer, serta menempatkan petugas khusus di ruang penyimpanan dokumen rekam medis.
Copyrights © 2020