Keterlambatan pengembalian berkas rekam medis rawat inap sesuai SOP berkas rekam medis harus sudah dikembalikan dalam waktu 1x24 jam setelah pasien pulang. Terjadinya keterlambatan dokumen rekam medis disebabkan karena kurang lengkapnya pengisian pada form rekam medis. Dampak keterlambatan pengembalian dokumen rekam medis yaitu sistem pelayanan akan terhambat dan terganggu. Tujuan umum penelitian ini adalah mengetahui tingkat keterlambatan pengembalian dokumen rekam medis rawat inap. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologis. Subjek penelitian ini 2 orang petugas assembling, 2 perawat bangsal, kepala seksi rekam medis. Objek penelitian ini adalah proses pengembalian dokumen rekam medis rawat inap. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Analisis data menggunakan eskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah pada dokumen lengkap dan tepat waktu sebanyak 1,5%, dokumen lengkap dan tidak tepat waktu 80,45%, perbaikan dan tidak tepat waktu 18,5%. Penyebabnya sumber daya manusia, kurangnya sosialisasi SPO, kurangnya kelengkapan pengisian formulir rekam medis rawat inap. Saran yang diberikan untuk Rumah Sakit Ade M’Djoen Sintang adalah meningkatkan kualitas dan jumlah SDM, penambahan fasilitas dan perubahan sistem rekam medis
Copyrights © 2018