Prevalensi Penyakit Jantung Koroner (PJK) baik di dunia maupun di Indonesia terus meningkat. Upaya untuk menurunkan angka kejadian penyakit jantung diperlukan tindakan pencegahan dan penanganan dengan pendekatan multifaktoral dan dilakukan sepanjang kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode edukasi kesehatan terhadap efikasi diri pasien penyakit jantubg koroner (PJK) di RSUD Kota Banjar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu One Group Pretest Postest Design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Pennetuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total samping, maka jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan efikasi diri pasien penyakit jantung koroner (PJK) di RSUD Kota Banjar sebelum intervensi edukasi kesehatan mendekati kurang yakin berada pada rentang 92,63 median 97 dan standae deviasi 9,32. Efikasi diri pasien penyakit jantung koroner (PJK) di RSUD Kota Banjar setelah intervensi edukasi kesehatan memiliki efikasi diri kurang yakin walaupun tampak peningkatan skor efikasi diri berada pada rentang setelah intervensi edukasi kesehatan adalah 119,07, median 120 dan standar deviasi 10,79. Ada pengaruh penerapan metode edukasi kesehatan terhadap efikasi diri pasien penyakit jantung koroner (PJK) di RSUD Kota Banjar dengan nilai p-value 0,001< alpha 0,05.
Copyrights © 2018