Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif
Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif

HUBUNGAN PERSALINAN PRETERM DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RUMAH SAKIT UMUM BANJAR TAHUN 2014

Deuis Nurdiawati (Sekolah Tinggi Kesehatan Bina Putra Bajar, Indonesia)



Article Info

Publish Date
13 Oct 2020

Abstract

Asfiksia neonatorum terjadi ketika bayi tidak cukup menerima oksigen sebelumnya, selama atau setelah kelahiran. Faktor yang menyebabkan asfiksia neonatorum antara lain faktor keadaan ibu yaitu persalinan preterm. Persalinan preterm menimbulkan efek berbahaya baik terhadap ibu maupun anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persalinan preterm dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Banjar.Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian korelatif dengan rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu ibu yang bersalin pada tahun 2014 sebanyak 3304 dengan sampel yang dipilh secara random sebanyak 357 orang. Hasil penelitian di Ruang Teratai I BLUD RSU Kota Banjar menunjukkan kejadian persalinan preterm sebanyak 92 orang (25,8%). Kejadian asfiksia pada bayi baru lahir sebanyak 77 orang (21,6%). Ada hubungan persalinan preterm dengan kejadian asfiksia pada Bayi Baru Lahir di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum (RSU) Banjar dengan p-value 0,001 < alpha 0,05

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

jkma

Publisher

Subject

Chemistry Dentistry Neuroscience Nursing Public Health

Description

Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif (p-ISSN) 2620-5955 (e-ISSN) 2747-0911 Established in 2018 with a printed journal publication system, Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif has shifted from print to the Open Journal Systems (OJS) which the publication is issued online since 2020. Therefore, writers, readers, ...