Dinamika Kerajinan dan Batik : MAJALAH ILMIAH
No 16 (1997): Dinamika Kerajinan dan Batik

Daya Saing Proses "Batik Radioan" dengan Zat Warna Reaktif dan Indanthreen

Sri Murwati (Unknown)
Djijono Djijono (Unknown)
Umar Setiadji (Unknown)



Article Info

Publish Date
12 Apr 2016

Abstract

Pada proses Batik Radioan digunakan tahapan proses pemutihan yang berdampak menurunnya kekuatan tarik kain. Untuk mengatasi hal ini perlu dikembangkan proses penyempurnaan Batik Radioan yang tidak mengurangi kekuatan tarik tetapi kemurnian warnanya sama, sehingga warna pertama bila ditumpangi warna kedua tidak akan timbul warna tumpangan; warna yang diperoleh tetap warna kedua. Dari hasil penelitian proses Batik Radioan dengan zat warna reaktif dan indanthreen sesuai dengan sifat kimianya, diperoleh efektifitas proses tanpa diperlukan tahap pemutihan karena zat warna reaktif dan indanthreen mengandung gugus yang, bila tereduksi akan pecah dan mengikat ion H dan membentuk gugus amin yang tidak berwama. Selain itu biaya proses dapat ditekan dengan memperhitungkan harga zat warna dari yang termurah sampai yang termahal. Zat warna yang diperhitungkan antara lain zat warna reaktif, indanthreen, indigosol dan naphtol. Efisiensi proses Batik Radioan dengan zat warna reaktif dan indanthreen mencapai 8,76% sampai dengan 41,33% dari perhitungan harga zat warna yang termurah sampai yang termahal untuk zat warna tersebut diatas.Pada proses Batik Radioan digunakan tahapan proses pemutihan yang berdampak menurunnya kekuatan tarik kain. Untuk mengatasi hal ini perlu dikembangkan proses penyempurnaan Batik Radioan yang tidak mengurangi kekuatan tarik tetapi kemurnian warnanya sama, sehingga warna pertama bila ditumpangi warna kedua tidak akan timbul warna tumpangan; warna yang diperoleh tetap warna kedua. Dari hasil penelitian proses Batik Radioan dengan zat warna reaktif dan indanthreen sesuai dengan sifat kimianya, diperoleh efektifitas proses tanpa diperlukan tahap pemutihan karena zat warna reaktif dan indanthreen mengandung gugus yang, bila tereduksi akan pecah dan mengikat ion H dan membentuk gugus amin yang tidak berwama. Selain itu biaya proses dapat ditekan dengan memperhitungkan harga zat warna dari yang termurah sampai yang termahal. Zat warna yang diperhitungkan antara lain zat warna reaktif, indanthreen, indigosol dan naphtol. Efisiensi proses Batik Radioan dengan zat warna reaktif dan indanthreen mencapai 8,76% sampai dengan 41,33% dari perhitungan harga zat warna yang termurah sampai yang termahal untuk zat warna tersebut diatas.

Copyrights © 1997






Journal Info

Abbrev

dkb

Publisher

Subject

Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Environmental Science Industrial & Manufacturing Engineering Materials Science & Nanotechnology Social Sciences

Description

Majalah Ilmiah : Dinamika Kerajinan dan Batik (DKB) adalah jurnal ilmiah untuk mempublikasikan hasil riset dan inovasi di bidang kerajinan dan batik. Ruang lingkup DKB adalah meliputi aspek bahan baku perekayasaan teknologi, proses produksi, penanganan limbah dan desain kerajinan dan batik. Jurnal ...