Kontrasepsi bertujuan untuk penurunan angka kelahiran dan program pemerintah adalah (NKKBS) Norma Keluarga KecilBahagia dan Sejahtera yang diharapkan dapat tercapai tetapi dalam pelaksanaannya ditemukan hambatan, yaitu dukungan suami yang kurang terhadap istrinya tentang pemakaian kontrasepsi. Hal ini disebabkan karena pengetahuan dan dukungan suami yang kurang tentang kontrasepsi Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan dukungan suami pada akseptor kontrasepsi IUD dengan akseptor KB Suntik. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian komparasi. Populasi dalam penelitian ini adalah suami yang istrinya menggunakan alat kontrasepsi IUD dan Suntik di Polindes Tlogo Kecamatan Kanigoro Blitar yang berjumlah 717 orang dengan teknik simple random sampling diperoleh sampel 30 orang menggunakan kontrasepsi IUD dan 42 orang menggunakan KB Suntik. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian kemudian dianalisa dengan menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa dukungan suami pada akseptor kontrasepsi IUD di Polindes Tlogo Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar Tahun 2014 setengahnya kurang mendukung dan dukungan suami pada akseptor KB Suntik di Polindes Tlogo Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar hampir setengahnyamendukung. Hasil analisis menunjukkan ada perbedaan Dukungan Suami Pada Akseptor Kontrasepsi IUD dan Akseptor KBSuntik di Polindes Tlogo Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar Tahun 2014. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan bagi lahanpenelitian meningkatkan penyuluhan dan konseling tentang kontrasepsi IUD dan KB Suntik untuk pengetahuan suami dan istritentang pemilihan kontrasepsi.
Copyrights © 2017