INDONESIAN JOURNAL OF LEGAL AND FORENSIC SCIENCES
Vol 9 No 1 (2019): Indonesian Journal Of Legal And Forensic Sciences

EFEKTIVITAS MINI PRIMER SET STR CODIS [FGA, CSF1PO & D21S11] DALAM DEGRADASI DNA EFEK PAPARAN SUHU TINGGI

Ahmad Yudianto (Airlangga University)
Ariyanto Wibowo (Departemen Ilmu Kedokteran Forensik & Medikolegal FK Universitas Airlangga Surabaya Indonesia)
Indah Nuraini (Program Studi Ilmu Forensik Sekolah Pascasarjana, Kelompok Studi Human Genetik- Lembaga Penyakit Tropik Universitas Airlangga Surabaya Indonesia)



Article Info

Publish Date
28 Jun 2019

Abstract

Identifikasi forensik dengan pemeriksaan DNA yang dapat digunakan untuk menentukan asal usul anak; kasus paternitas; hubungan kekeluargaan; maupun identifikasi korban tak dikenal, semakin hari semakin diakui keberadaannya dalam menunjang penegakan hukum di tanah air. Hanya saja dalam perkembangannya pemeriksaan dengan menggunakan bahan DNA ini bukannya tanpa persoalan. Salah satu persoalan yang seringkali menjadi masalah yang serius bagi ahli DNA forensik maupun ahli DNA lainnya adalah kondisi DNA yang tergedradasi atau yang dikenal dengan istilah degraded DNA. Salah satu alternatif yang ditempuh dalam degradasi DNA saat ini oleh ahli DNA forensik adalah melalui penggunaan mini primer set, yakni melalui metode pengurangan ukuran STR assays, pada pemeriksaan lokus DNA inti. Penelitian ini menggunakan mini primer CSF1PO, FGA & D21S11 pada bahan gigi molar dengan perlakuan paparan 5000C dalam waktu 20 dan 30 menit serta suhu 7500C dalam waktu 20 dan 30 menit. Hasil yang didapatkan terjadi penurunan kadar DNA gigi yang bermankna (p<0.05) sebagai efek paparan suhu tinggi. Visualisasi hasil PCR didapatkan hanya lokus CSF1PO yang masih terdeteksi dengan mini primer pada paparan suhu 7500C selama 30 menit (paparan maksimal penelitian ini) sehingga melalui lokus tersebut sangat potensial dalam pemeriksaan identifikasi melalui analisis DNA terutama dalam kondisi terdegradasi efek paparan suhu tinggi, serta mempercepat proses identifikasi terutama pada kejadian bencana (mass disaster) maupun kasus-kasus kriminal lainnya.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

ijlfs

Publisher

Subject

Chemistry Dentistry Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Medicine & Pharmacology

Description

AIFI berdiri sejak Februari 2010 di Jakarta didirikan oleh tokoh-tokoh Ilmuan Forensik Indonesia yang berkumpul di Jakarta dalam dua periode pertemuan. Semua ilmuan forensik yang hadir pada saat itu dinyatakan sebagai pendiri asosiasi ini. Pendiri sepakat dengan mufakat memilih Prof. Dr. Oetarjo ...