Artikel ini membahas permasalahan tentang : (1) Bagaimana pelaksanaan tanggung jawab developer dalam  kontrak  Perjanjian  Pengikatan  Jual  Beli rumah akibat wanprestasi yang merugikan konsumen di PT. DLM? (2) Bagaimana upaya yang  dapat  dilakukan  oleh  konsumen  dalam  rangka  memperoleh  perlindungan konsumen akibat wanprestasi di PT.DLM?Penulisan  karya  tulis  ini  menggunakan  metode  yuridis  sosiologis  yakni selain  berdasarkan  peraturan  perundang-undangan,  juga  berdasarkan  fakta  di lapangan terkait  perlindungan  konsumen.  Jenis  data  dalam  penelitian  ini  adalah data  primer  dan  data  sekunder yang  diperoleh  dengan  wawancara  dan  studi kepustakaan.  Penelitian ini menggunakan metode analisa data deskriptif kualitatif yaitu analisis  terhadap  data  yang  bertitik  tolak  pada  usaha-usaha penemuan informasi  yang  bersifat  ungkapan  dari responden.  Pendekatan  ini  dilakukan dengan membandingkan landasan  teori dengan tanggung jawab developer dalam kontrak  Perjanjian  Pengikatan  Jual  Beli  perumahan  akibat wanprestasi yang merugikan  konsumen dan  upaya  yang  dapat  dilakukan  konsumen  untuk mendapatkan perlindungan konsumen akibat wanprestasi tersebut.Dari hasil penelitian dengan metode di atas, penulis memperoleh jawaban atas  permasalahan  yang  ada  bahwa  pelaksanaan  tanggung  jawab PT.  DLMsebagai  developer yang  telah  melakukan  wanprestasi dalam  kontrak  jual  beli rumah  yaitu  memberikan  pemenuhan  prestasi atas  tuntutan  yang  diajukan  oleh konsumen  mengenai  kondisi  rumah  yang  tidak  sesuai  dengan  isi  Perjanjian Pengikatan  Jual Beli  yang  tertuang dalam  Surat Pesanan  Rumah beserta dengan Perjanjian  Penambahan  Mutu  Bangunan.  Hal  ini  dilakukan  karena  konsumen hanya menuntut developer agar melakukan pemenuhan prestasi sesuai dengan isi perjanjian.  Selain  itu  upaya  yang  dapat  dilakukan  oleh  konsumen  untuk memperoleh  perlindungan  konsumen yakni  dengan  mengajukan  komplain  atau tuntutan  pemenuhan  prestasi ke  kantor pemasaran  PT. DLM. Tindakan  tersebut dilakukan  sebagai  bentuk  kekecewaan  dari  konsumen  mengenai  kelalaian  pihak developer dalam pemenuhan spesifikasi rumah.Kata Kunci : Wanprestasi, Developer, Konsumen.
Copyrights © 2013