Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum
Sarjana Ilmu Hukum, Mei 2014

KARAKTERISTIK TRADISIONAL DALAM PENGAKUAN HAK PENANGKAPAN IKAN SECARA TRADISIONAL (TRADITIONAL FISHING RIGHTS) DI LAUT TIMOR BERDASARKAN HUKUM LAUT INTERNASIONAL

Luthfy Ramiz (Fakultas Hukum Universitas Brawijaya)



Article Info

Publish Date
06 Jun 2014

Abstract

Eksistensi hukum laut internasional yang mengatur kedaulatan negara atas wilayah laut memberikan jaminan terhadap penegakan hak dan kewajiban negara di wilayah laut. Salah satunya adalah hak penangkapan ikan secara tradisional yang diatur dalam United Nations Convention on the Law of the Sea 1982. Namun UNCLOS 1982 tidak secara jelas mengatur konsep tradisionalitas dari hak ini. Hal ini kemudian menimbulkan ketidakpastian hukum yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi subyek dari hak penangkapan ikan secara tradisional. Seperti yang terjadi kepada Nelayan Tradisional Indonesia di Laut Timor yang hak penangkapan ikan secara tradisionalnya terganggu akibat karakteristik tradisional yang mereka miliki. Artikel ini akan merumuskan karakteristik tradisional dalam pengakuan hak penangkapan ikan secara tradisional, karakteristik tradisional dari Nelayan Tradisional Indonesia di Laut Timor dan perlindungan hukum terhadap Nelayan Tradisional Indonesia di Laut Timor.Kata Kunci: Hukum laut internasional, hak penangkapan ikan secara tradisional, karakteristik tradisional

Copyrights © 2014