SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i
Vol 2, No 1 (2015)

KONFLIK DAN RESOLUSI

Wisnu Sudarnoto (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Jun 2015

Abstract

Abstract: Conflict and Resolution. Conflict is a result of interaction between two parties.  Conflict is perceived as negative element because it can create incovenients to the parties involved and three parties as well. However, it exist the benefits of conflict since it can lead an improvement. Conflict which naturally produce bad effect can function positively as to strengthen solidarity within the group and to stimulate the members of society in giving their contribution and open the communication between the members of the group.Key Words: conflicts, social interaction and dialectical process Abstrak: Konflik dan Resolusi. Konflik merupakan sebuah konsekuensi logis dari sebuah interaksi di antara dua pihak. Dalam kehidupan sosial manusia di mana saja dan kapan saja, tidak pernah lepas dari suatu konflik. Konflik sering dianggap negatif karena merugikan semua pihak baik yang bertikai maupun pihak di sekelilingnya. Tetapi konflik juga memiliki ruh atau spirit untuk melakukan perubahan yang lebih baik, karena kehidupan adalah proses dialektis. Konflik yang sejatinya berimplikasi buruk dapat berfungsi positif seperti diantaranya dapat memperkuat solidaritas kelompok yang agak longgar, dapat menyebabkan anggota masyarakat yang terisolasi menjadi turut berperan aktif, selain dapat dijadikan sebagai fungsi komunikasi antar anggota kelompok.Kata Kunci: Konflik, interaksi sosial, dan proses dialektis DOI: 10.15408/sjsbs.v2i1.2236

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

salam

Publisher

Subject

Religion Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences Other

Description

SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i (ISSN 2356-1459) is a national journal published by the Faculty Sharia and Law Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, INDONESIA. The focus is to provide readers with a better understanding of Indonesia social and sharia culture and present ...