Abstract: Social Stratification and Class-Conscience. Human’s life is stratified. The status itself is determined by some factors, such as inheritance, education and religion. Even though divided into different status, people should not be treated based on their status which can lead in to disharmony in their social life and national life as a whole. It is a fact that social stratification is fruits of people’s life reflected by the ideas, values, norms, social activities and things. This phenomenon is always present in people’s life in every level of the society.Key Words: Society, Status, Dichotomy and Harmony Abstrak: Stratifikasi Sosial dan Kesadaran Kelas. Kehidupan dalam bermasyarakat tidak dapat dipisahkan dari jenjang status kehidupan yang bertingkat-tingkat. Status tersebut diakibatkan oleh banyak faktor seperti karena keturunan, pendidikan, dan agama. Meskipun realitanya status manusia yang berbeda-beda, manusia tidak boleh terdikotomi dengan status tersebut sehingga mengganggu keharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Satu bentuk variasi kehidupan dari hasil perbedaan adalah fenomena stratifikasi (tingkatan-tingkatan) sosial yang terjadi melalui proses suatu bentuk kehidupan baik berupa gagasan, nilai, norma, aktifitas sosial, maupun benda-benda, Fenomena dari stratifikasi sosial akan selalu ada dalam kehidupan manusia, sesederhana apapun kehidupan, berbeda satu sama lain, tergantung bagaimana mereka menempatkannya.Kata Kunci: Masyarakat, Status, Dikotomi dan Harmoni DOI: 10.15408/sjsbs.v2i1.2239
Copyrights © 2015