Kapata Arkeologi
Vol. 8 No. 1, Juli 2012

Baileu: Kajian Tentang Bentuk Manifestasi Fisik dari Masyarakat Adat di Kecamatan Pulau Saparua

Andrew Huwae (Balai Arkeologi Ambon)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2012

Abstract

AbstrakKeadaan identitas Baileu di wilayah Kecamatan Pulau Saparua saat ini dalam keadaan cenderung rusak karakter budayanya, dan kalau berkelanjutan akan menjadi hilang, untuk itu menemukan kembali jati diri dapat membangun pemahaman tentang karakter budaya sebenarnya. Pada beberapa desa yang dijumpai di wilayah Kecamatan Pulau Saparua, kesadaran dan  karakter tradisional tersebut sudah mulai hilang. Hal ini tergambar dari keadaan arsitektur yang lebih modern, serta kurang perhatian dari masyarakat pendukungnya. Hal ini sesuai dengan fakta bahwa perubahan-perubahan besar telah terjadi dalam system adat di desa-desa kecamatan Pulau Saparua dan hanya unsur-unsur atau bagian-bagian yang terpenting dari system tersebut yang masih tetap bertahan. Baileu menjadi bangunan penting yang terletak di bagian pusat desa pada seluruh masyarakat adat di wilayah Kecamatan Pulau Saparua. Baileu dapat juga disebut sebagai rumah adat yang adalah bentuk manifestasi fisik dari desa sebagai persekutuan adat untuk melakukan segala macam bentuk pertemuan dan upacara adat atau ritual di bangunan tersebut, guna kepentingan masyarakat desa. AbstractIn some villages in the subdistrict found Saparua, awareness and traditional characters  are already lost. This is illustrated by the more modern architecture, as well as the lack of attention from community supporters. This is consistent with the fact that major changes have occurred in the indigenous system in villages and districts Saparua only elements or important parts of the system that still survive.Baileu become important buildings are located at the center of the entire indigenous villages in the subdistrict Saparua. Baileu can also be referred to as a custom home is a physical manifestation of the village as a community indigenous to do all kinds of meetings and ceremonies or rituals in the building, in the interests of the villagers.

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

kapata

Publisher

Subject

Arts Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Environmental Science Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Kapata Arkeologi is aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. All papers are peer-reviewed by at least two referees. Kapata Arkeologi is managed to be issued twice in every volume. Kapata Arkeologi publish original research papers, review articles, case studies ...