Kapata Arkeologi
Vol. 12 No. 2, November 2016

Sebaran Potensi Budaya Prasejarah di Enrekang, Sulawesi Selatan

Bernadeta Kuswarini Wardaninggar (Balai Arkeologi Sulawesi Selatan)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2016

Abstract

Enrekang is one area that is located in the northern part of South Sulawesi, which has a hilly and mountainous areas. Potential prehistoric findings in Enrekang obtained from a series of activities with a surface survey sampling technique samples that show characteristics of prehistoric technology. The findings of the survey consists of painting hand prints on the walls karst cliffs, caves with findings of stone artifacts, bones, pottery and grave containers of wood called mandu or duni. It also found megalithic sites on the mountain top which has relics such as stone mortars, fragments of pottery and stone structure is limiting residential areas. At the macro level, This study aims to determine the distribution of prehistoric sites in order to understand the cultural character of Enrekang. Prehistoric cultural diversity of Enrekang has accessibility to natural resources as well as supporting human settlement contiguity Austronesian culture preneolitik until about 3,500 years ago with the utilization of their natural resources. Kabupaten Enrekang merupakan salah satu daerah yang terletak di bagian utara Sulawesi Selatan yang memiliki wilayah perbukitan dan pegunungan. Potensi temuan-temuan prasejarah di Enrekang diperoleh dari serangkaian kegiatan survei permukaan dengan teknik pencuplikan sampel yang menunjukkan ciri-ciri teknologi prasejarah. Temuan-temuan survei adalah lukisan cap tangan di dinding tebing karst, gua-gua dengan temuan artefak batu, tulang, tembikar dan wadah kubur dari kayu yang disebut mandu atau duni. Selain itu juga ditemukan situs megalitik di atas puncak gunung yang memiliki peninggalan seperti lumpang batu, fragmen tembikar dan susunan batu yang merupakan pembatas daerah permukiman. Secara makro, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran situs-situs prasejarah dalam rangka memahami karakter budaya Enrekang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Enrekang memiliki diversitas budaya prasejarah yang memiliki aksesibiltas dengan sumber daya alam yang sekaligus menunjang permukiman manusia masa praneolitik hingga persentuhan budaya Austronesia sekitar 3,500 tahun yang lalu dengan pemanfaatan sumber-sumber alamnya.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

kapata

Publisher

Subject

Arts Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Environmental Science Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Kapata Arkeologi is aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. All papers are peer-reviewed by at least two referees. Kapata Arkeologi is managed to be issued twice in every volume. Kapata Arkeologi publish original research papers, review articles, case studies ...