Jurnal Administrasi Bisnis
Vol 4, No 1 (2013): AGUSTUS

ANALISIS METODE ALTMAN (Z-SCORE) SEBAGAI ALAT EVALUASI GUNA MEMPREDIKSI KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN. (Studi Pada Industri Rokok yang Terdaftar Di BEI Periode 2007-2011)

Batara Aldino Safitra (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Aug 2013

Abstract

Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 3 (tiga) perusahaan rokok menunjukkan bahwa terdapat dua perusahaan yang menghasilkan nilai z-score di atas 2,99 yang dikategorikan sehat, sedangkan satu perusahaan menghasilkan nilai z-score di antara 1,81-2,9 yang dikategorikan rawan kebangkrutan. Pihak perusahaan yang terindikasi sehat harus bisa mempertahankan atau bahkan  meningkatkan prestasi yang dicapai. Bagi perusahaan yang terindikasi rawan kebangkrutan perlu meningkatkan nilai pasar ekuitas. Serta, meningkatkan penjualan, memperbesar laba, dapat dilakukan efisiensi operating expenses (biaya operasi) seoptimal mungkin. Kata Kunci : Laporan Keuangan, Perusahaan Rokok, Model Analisis Altman Z-Score   Abstract Results of a study of three (3) cigarette company shows that there are two companies that produce z-score values ​​above 2.99 are considered healthy, while a company produces value z-score between 1.81-2.9 were categorized prone to bankruptcy. Indicated the company should be able to maintain a healthy or even improve achievement. For companies that need to improve bankruptcy prone indicated market value of equity. As well as, increase sales, increase profit, operating expenses can be carried efficiency (operating costs) as optimal as possible. Keywords: Financial Report, Cigarette Company, Analysis Model of Altman Z-Score

Copyrights © 2013