Latar Belakang: Gangguan kesehatan padagangguan perkembangan anak, yang dikenal dengan istilah autisme. Data UNESCO pada tahun 2011 jumlah anak penyandang autisme di dunia sekitar 35 juta anak. Berdasarkan data dari Kemenkes RI (2013), bahwa jumlah anak Penyandang Autisme sampai berjumlah 112.000 anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara diet anak autisme dengan perkembangan anak autisme di Pusat Layanan Autis Provinsi Bangka Belitung. Metode: Metode dalam penelitian ini adalah survey analitik dengan rancangan cross sectionalstudy.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak autis dan orang tua berjumlah 26 orang. Hasil: Hasil menunjukkan ada hubungan diet bahan makanan sumber gluten dengan perkembangan anak autismnilai p=0.005 dan terdapat hubungan antara diet bahan makanan casein dengan perkembangan anak autisme diperoleh nilai p=0.023. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara diet bahan makanan sumber gluten dan casein terhadap perkembangan anak autis. Saran perludilakukan sosialisasi pentingnya pengaturan makan pada anak autis yaitu dengan melakukan pembatasan konsumsi sumber gluten dan kasein dan meningkatkan motivasi ibu serta membiasakan membaca label informasi gizi pada produk makanan sebelum dibeli apakah mengandung banyak gluten dan casein.Kata kunci : Diet Anak Autisme, Perkembagan Anak Autisme
Copyrights © 2019