Artikel ini membahas penokohan dalam sejumlah cerpen karya Bakdi Soemanto yang mengedepankan absurditas lewat tokoh-tokoh utama yang konyol, bernasib sial, dan bahkan dianggap kurang waras. Lewat analogi nama, analogi lanskap, dan analogi antar tokoh, tersibaklah kearifan di balik tokoh-tokoh absurd ini. Absurditas mereka sekaligus menerangi batas-batas kabur antara kewarasan dan kegilaan ketika manusia mencoba mencari makna dalam hidup yang dalam gagasan filsafat eksistensialisme tidak punya makna.Kata kunci: absurd, analogi nama, analogi lanskap, analogi antar tokoh.
Copyrights © 2015