Sintesis
Vol 12, No 2 (2018)

SAPAAN DALAM BAHASA DAYAK TOMUN DI DESA SEKOBAN, KECAMATAN LAMANDAU, KABUPATEN LAMANDAU, PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Nicki Pratama (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 May 2019

Abstract

Artikel ini membahas sapaan dalam Bahasa Dayak Tomun di Desa Sekoban, Kecamatan Lamandau,Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah. Artikel ini mendeskripsikan (i) jenis-jenis sapaandan (ii) konteks penggunaan sapaan dalam bahasa Dayak Tomun di Desa Sekoban. Dalam penelitianini ditemukan dua jenis sapaan, yaitu sapaan kekerabatan dan sapaan nonkekerabatan. Sapaankekerabatan dibedakan berdasarkan pertalian langsung (hubungan darah) dan pertalian tidaklangsung (hubungan perkawinan). Sapaan nonkekerabatan dikelompokan menjadi lima jenis sapaan,yaitu (1) sapaan berdasarkan pekerjaan, (2) sapaan berdasarkan jasa dan pengaruh (3) sapaanberdasarkan usia, (4) sapaanberdasarkan keakraban, (5) sapaan berdasarkan kemahiran dalambidang tertentu. Konteks penggunaan sapaan dalam bahasa Dayak Tomun di Desa Sekoban dibagimenjadi enam konteks yaitu (1) konteks epistemis berdasarkan pengetahuan tradisi penutur danlawan tutur, (2) konteks sosial, (3) konteks fisik dan sosial, (4) konteks kekerabatan, (5) kontekskeakraban dan (6) konteks usia.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

sintesis

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

SINTESIS adalah jurnal ilmiah bahasa, sastra, dan kebudayaan Indonesia yang diterbitkan oleh Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Sintesis terbit pertama kali bulan Oktober 2003 dengan frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan Maret dan Oktober. ...