Penelitian ini berusaha untuk mengetahui dan mengkaji adanya peningkatan pada kekuatan merek yang diperoleh Rumah Makan Bumbu Desa Ciledug melalui serangkaian aktivitas komunikasi pemasaran yang menggunakan bauran promosi atau alat-alat komunikasi pemasaran. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus dan menggunakan teknik wawancara, observasi di lapangan, serta dokumentasi. Objek dari penelitian ini adalah peningkatan kekuatan merek (brand equity) yang dicapai melalui implementasi atau serangkaian kegiatan komunikasi pemasaran yang menggunakan bauran promosi atau alat-alat komunikasi pemasaran. Sementara itu, subjek dari penelitian ini yaitu Rumah Makan Bumbu Desa Ciledug yang berlokasi di wilayah Ciledug, Tangerang. Key informant dan informant merupakan staf yang tergabung dalam management team seperti manager dari Rumah Makan Bumbu Desa Ciledug dan Manager dari Rumah Makan Bumbu Desa Depok, serta beberapa orang pelanggan dari Rumah Makan Bumbu Desa Ciledug. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Rumah Makan Bumbu Desa Ciledug menggunakan lima alat komunikasi pemasaran yang terintegrasi, diantaranya yaitu advertising, personal selling, sales promotion, direct marketing, dan social media marketing (interactive marketing). Serangkaian aktivitas yang menggunakan bauran promosi (promotion mix) memberikan exposure pada produk, layanan, dan program promosi sehingga khalayak baik itu konsumen potensial maupun konsumen tetap selalu aware dengan keberadaan Rumah Makan Bumbu Desa Ciledug. Hal ini memberikan peningkatan dalam hal kekuatan brand dari Rumah Makan Bumbu Desa Ciledug.
Copyrights © 2020