Jurnal Lingkungan Sultan Agung
Vol 2, No 2 (2012): Journal Lingkungan Sultan Agung

PENGARUH PENAMBAHAN DEBIT KEBUTUHAN PADA ZONA PELAYANAN AIR BERSIH DI PDAM TIRTA MEULABOH

Bambang Gunawan (Dosen Fakultas Teknik Jurusan Teknik Lingkungan UNISSULA Semarang)



Article Info

Publish Date
01 Jan 1970

Abstract

Permasalahan jaringan perpipaan merupakan suatu hal yang rumit dan komplek, disatu sisi kebutuhan air bersih meningkat sejalan dengan perkembangan kota dan pertambahan penduduk, sedangkan disisi lain perencanaan yang dilakukan belum optimal. PDAM Tirta Meulaboh sampai saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi pelanggan dan permintaan sambungan baru yang terus meningkat sementara ketersediaan sumber air baku cukup besar. Ketidak mampuan PDAM Tirta Meulaboh untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi pelanggan bisa mungkin diakibatkan sistem jaringan yang belum sesuai dengan standar perencanaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem jaringan air bersih PDAM Meulaboh dan merencanakan pengembangan ke depan serta diharapkan menjadi bahan masukan bagi PDAM Tirta Meulaboh. Penelitian ini merupakan studi kasus pada sistem jaringan air bersih PDAM Tirta Meulaboh. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan data-data pada instansi terkait, dan melakukan studi pustaka. Alat bantu analisis yang digunakan adalah Sotfware WaterNet versi 1.6. Hasil running dari beberapa perlakuan menunjukkan penambahan kebutuhan pada zona 1 sebesar 50 persen menyebabkan tekanan menurun di bawah nol (negatif) terutama pada zona 2 dan zona 3. Dari beberapa perlakuan dapat disimpulkan kurang baiknya pengaliran air pada jaringan PDAM Tirta Meulaboh karena adanya kehilangan air yang cukup besar pada zona 1.Kata Kunci : Sistem Jaringan, Simulasi, WaterNet

Copyrights © 1970






Journal Info

Abbrev

jlsa

Publisher

Subject

Environmental Science

Description

Jurnal Lingkungan Sultan Agung berisi hasil penelitian dan pemikiran yang berkaitan dengan teknik lingkungan ataupun lingkungan hidup ada umumnya, baik abiotik, biotik maupun cultur. Jurnal ini  pertama kali terbit pada bulan April 2012 (edisi perdana). Jurnal  ini diterbitkan 3 (tiga) kali ...