Physics Student Journal
Vol 2, No 1 (2014)

Perbandingan Metoda Migrasi F-K, Kirchhoff, dan Beda Hingga untuk Meningkatkan Resolusi Penampang Seismik 3D Darat Lapangan “KDY” Cekungan Sumatra Selatan

Pratama, Kevin Aulia Sandi (Unknown)
Susilo, Adi (Unknown)
Francisco, Lambertus (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Jan 2014

Abstract

Migrasi seismik sebagai proses untuk memindahkan kedudukan reflektor pada lapisan miring ke posisi sebenarnya di bawah permukaan, baik dalam domain waktu atau kedalaman. Proses migrasi akan meningkatkan kemampuan memisahkan dua reflektor yang berdekatan (resolusi) pada penampang seismik dan menghilangkan efek difraksi dari perambatan gelombang seismik. Peningkatan resolusi penampang seismik bawah permukaan pada daerah yang memiliki struktur kompleks sehingga akan membantu dalam interpretasi geologi, terutama untuk informasi patahan dan lipatan. Penelitian ini menggunakan tiga metoda migrasi dengan membandingkan hasil penampang seismik yang paling optimal meningkatkan resolusi penampang seismik pada daerah penelitian. Migrasi yang digunakan adalah migrasi f-k, migrasi beda hingga, dan migrasi kichhoff. Migrasi yang tepat untuk penampang seismik lapangan “KDY” blok lemang, cekungan Sumatra Selatan ini adalah migrasi Kirchhoff. Migrasi Kirchhoff dipilih karena menghasilkan penampang stack seismik yang lebih baik pada reflektor yang miring maupun lateral, efek difraksi yang lebih sedikit, dan hasil keluarannya memiliki sedikit efek lengkung (smiling effect) yang lebih optimal dibandingkan dengan migrasi f-k dan beda hingga. Kata kunci : struktur kompleks, distorsi, Migrasi f-k, Migrasi Kirchhoff, Migrasi beda hingga.

Copyrights © 2014