Jurnal Teknik Kimia Indonesia
Vol 11, No 2 (2012)

Sintesis dan karakterisasi polimer superabsorban dari akrilamida

A. Zainal Abidin (Kelompok Keahlian Perancangan dan Pengembangan Produk Teknik Kimia Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung)
G Susanto (Kelompok Keahlian Perancangan dan Pengembangan Produk Teknik Kimia Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung)
N.M.T. Sastra (Kelompok Keahlian Perancangan dan Pengembangan Produk Teknik Kimia Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung)
T Puspasari (Kelompok Keahlian Perancangan dan Pengembangan Produk Teknik Kimia Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung)



Article Info

Publish Date
02 Oct 2018

Abstract

Synthesis and Characterization of Superabsorbent from Acrylamide Superabsorbent polymer (SAP) is a material that can absorb water in a large amount in a short time. In this research, the polymer has been synthesized from acrylamide monomer (Am) using N,N methylene bisacrylamide (MBA)as a cross-linker and ammonium persulphate (APS) as an initiator. Effects of MBA and APS on the SAP characteristic were studied by varying composition of MBA and APS each of 0.1%-wt, 0.2 %-wt, 0.6 %-wt and 1.0 %-wt. SAP was characterized by measuring its absorption capacity to distilled water. Based on the experiment, the highest absorption capacity for 1 gram SAP is 14.5 gram water. The highest absorption is produced by SAP with APS 0.2 %-wt and MBA 0.6 %-wt. Further studies by using SEM showed that SAP which had high absorption capacity contained a lot of pores with the waving surface. Therefore, the surface contact area between SAP and water is high. Keywords: acrylamide, absorption capacity, superabsorbent polymerAbstrakSuperabsorbent Polymer (SAP) merupakan polimer yang dapat menyerap air dalam jumlah yang sangat banyak. Dalam penelitian ini, polimer tersebut disintesis dari monomer akrilamida menggunakan crosslinker N,N-metilene bisakrilamide (MBA) dan inisiator amonium persulfat (APS). Pengaruh crosslinker dan inisiator terhadap karakteristik SAP dipelajari dengan melakukan variasi komposisi APS dan (MBA) masing-masing sebesar 0,1 %-b, 0,2 %-b, 0,6 %-b, dan 1 %-b. Karakteristik produk SAP dipelajari dengan FTIR untuk menganalisis gugus fungsi yang terbentuk untuk menunjukkan bahwa polimerisasi betul terjadi dan produknya berupa SAP. Pengukuran kemampuan absorpsi SAP terhadap air destilasi menunjukkan bahwa kapasitas absorpsi terbesar yang dihasilkan oleh superabsorbent polymer dari penelitian ini sebesar 14,5 gram air dalam 1 gram produk SAP yang dibuat. Kapasitas terbesar ini dimiliki oleh SAP dengan 0,2 %-b APS dan 0,6 %-b MBA. Studi lebih lanjut dengan SEM menunjukkan bahwa SAP yang memiliki kapasitas absorpsi tertinggi itu mempunyai morfologi permukaan yang berombak dan jumlah pori yang tertinggi sehingga luas permukaan kontak antara SAP dan air juga tertinggi. Kata kunci: akrilamida, kapasitas absorpsi, superabsorbent polymer

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

JTKI

Publisher

Subject

Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering

Description

Jurnal Teknik Kimia Indonesia (JTKI) merupakan majalah ilmiah yang diterbitkan oleh Asosiasi Pendidikan Tinggi Teknik Kimia Indonesia (APTEKIM). Versi cetak JTKI telah diterbitkan secara berkala sejak tahun 2001 (p-ISSN 1693-9433). Mulai Volume 18 No. 2 Agustus 2019, terbitan berkala versi daring ...