SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri
Vol 12, No 1 (2014): Desember 2014

ANALISA PENENTUAN KUALITAS AIR TASIK BERA DI PAHANG MALAYSIA BERDASARKAN PENGUKURAN PARAMETER FISIKA-KIMIA

Nanda Putri Miefthawati (Teknik Elektro, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Suska Riau)



Article Info

Publish Date
28 Jan 2015

Abstract

Analisa  penentuan  kualitas  air  di Tasik  Bera  berdasarkan  beberapa parameter  fisika-kimia  seperti suhu,  konduktivitas,  jumlah  zat  padat terlarut  (TDS),  oksigen  terlarut  (DO),  pH,  klorofil-a  dan  kekeruhan yang  diukur  secarain-situ  di  lapangan  menggunakan  alatHYDROLAB  DataSonde®4  dan  Surveyer®4a. Sedangkan  parameter  ammonia  nitrogen  (NH3N),  fosfat  (PO42-),  nitrat  (NO3),  sulfat  (SO42-), Biochemical Oxygen Demand  (BOD),  Chemical Oxygen Demand  (COD), jumlah  zat padat tersuspensi  (TSS) ditentukan dengan metode APHA dan HACH. Kesadahan air (Ca dan Mg) ditentukan dengan menggunakan alat Atomic Absorption Spectrophotometer  (AAS)  model Pelkin Elmer Analist 800.  Kualitas  air  Tasik Bera  di kelaskan berdasarkan Piawaian Kualitas Air Kebangsaan (NWQS). Pengujian telah dilakukan di laboratorium Fakultas Sains  dan  Teknologi  (FST)  Universiti  Kebangsaan Malaysia.Hasil  penelitian  di  Tasik  Bera  menunjukkan parameter  suhu,  konduktivitas, TDS, BOD, TSS berada dalam Kelas I. Parameter kekeruhan, sulfat, COD dan keliatan berada dalam Kelas II sedangkan parameter DO, pH dan ammonia nitrogen berada dalam Kelas III.  Indeks Kualiti Air (IKA) ditentukan berdasarkan 6 parameter iaitu DO, BOD, COD, ammonia nitrogen, jumlah  zat padat tersuspensi  (TSS) dan pH. Tasik Bera mempunyai nilai IKA dengan  rata-rata  72.40 ± 4.47, yang dikelaskan sebagai Kelas III (67.25 – 76.00).Secara umumnya, hasil penelitian menunjukkan parameter kualitas air di Tasik Bera dipengaruhi oleh perubahan musim dan kedudukan stesen persampelan.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

sitekin

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering Other

Description

Sesuai dengan standard ISO 45001 bahwa karyawan harus berpartisipasi dalam melakukan pencegahan kecelakaan. Untuk itu perusahaan telah menetapkan Program Hazob (Hazard Observation) untuk mengidentifikasi bahaya dan melakukan tindakan koreksinya. Penerapan Program Hazob masih dengan metode ...