SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri
Vol 14, No 2 (2017): JUNI 2017

CONFIRMATORY FACTOR ANALYSIS (CFA) MODEL PENERIMAAN TEKNOLOGI BERBASIS KEAMANAN INFORMASI

Wenni Syafitri (Universitas Lancang Kuning)



Article Info

Publish Date
10 Jun 2017

Abstract

Sistem Informasi Akademik (SMART) merupakan sebuah inovasi di dalam proses akademik di Universitas Lancang Kuning. Seluruh aktivitas akademik dilakukan pada sistem tersebut. Berdasarkan kondisi tersebut, smart merupakan aset penting universitas lancang kuning. Permasalahan yang timbul yaitu bagaimanakah sikap pengguna terhadap awareness informasi yang ada pada pada smart, terutama ditinjau dari aspek keamanan informasi.Penelitian ini menggunakan metode confirmatory factor analysis (CFA) untuk dapat menguji information security policy awareness, general awareness, perceived ease of use, intention to use information system security, percieved usefulness, management support dan subjective norm. Setiap variabel diuji dengan t-value, cronbach alpha, reliability (Composite / Construct Reliability dan Average Variance Extracted serta penilaian model CFA dengan menggunakan 19 pengujian  model fit.Model CFA yang diusulkan telah berhasil melewati berbagai pengujian seperti nilai masing variabel telah melebihi pengujian t-value yaitu > |1,9|, nilai cronbach alpha hasil pengujian adalah 0.946 serta Model CFA telah lulus 14 pengujian dari 19 pengujian model fit. Model penelitian terkendala pada  pengujian chi-square (p-value), NCP (non-centrality parameter), AGFI (Adjusted Goodness of Fit Index) , GFI (goodness of fit index) and CN (critical n).

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

sitekin

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering Other

Description

Sesuai dengan standard ISO 45001 bahwa karyawan harus berpartisipasi dalam melakukan pencegahan kecelakaan. Untuk itu perusahaan telah menetapkan Program Hazob (Hazard Observation) untuk mengidentifikasi bahaya dan melakukan tindakan koreksinya. Penerapan Program Hazob masih dengan metode ...