SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri
Vol 12, No 2 (2015): Juni 2015

Analisis Sistem Pentanahan Transformator Distribusi Universitas Lancang Kuning Pekanbaru

Abrar Tanjung (Jurusan Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2015

Abstract

Penyaluran kebutuhan tenaga listrik tersebut dari produsen listrik ke konsumen diperlukan suatu jaringan dan gardu distribusi. Pada saat terjadi gangguan, arus gangguan yang dialirkan ke tanah akan menimbulkan perbedaan tegangan pada permukaan tanah yang disebabkan karena adanya tahanan tanah. Universitas Lancang Kuning merupakan lembaga pendidikan memiliki beberapa fakultas mempunyai kegiatan admistrasi dan belajar mengajar, menggunakan peralatan listrik. Pemakaian beban listrik juga banyak dipakai dalam pemasangan lampu penerangan dan peralatan-peralatan listrik lainnya. Akibatnya penambahan beban pada gedung fakultas Unilak, menyebabkan terjadi ketidakseimbangan beban, nilai tahanan pentanahan peralatan sangat besar dan terjadi kelebihan beban (Over load) pada transformator distribusi. Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa dan menghitung besar tahanan pentanahan transformator distribusi di Universitas Lancang Kuning. Berdasarkan hasil perhitungan nilai pentanahan peralatan transformator distribusi diperoleh sebesar 22,15 ohm, besar arus gangguan hubung singkat pada transformator distribusi 1,15 amper, kenaikan tegangan phasa sehat diperoleh untuk transformator distribusi sebesar 308 volt, tegangan sentuh 288,1 volt dan tegangan langkah sebesar 938 volt, besar rugi-rugi daya akibat arus netral sebesar 111,62 watt.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

sitekin

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering Other

Description

Sesuai dengan standard ISO 45001 bahwa karyawan harus berpartisipasi dalam melakukan pencegahan kecelakaan. Untuk itu perusahaan telah menetapkan Program Hazob (Hazard Observation) untuk mengidentifikasi bahaya dan melakukan tindakan koreksinya. Penerapan Program Hazob masih dengan metode ...