SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri
Vol 16, No 1 (2018): DESEMBER 2018

Analisa Postur Kerja dan Perancangan Fasilitas Penjemuran Kerupuk yang Ergonomis Menggunakan Metode Analisis Rapid Entire Body Assessmet (Reba) dan Antropometri

Muhammad Ihsan Hamdy (Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)
Syam Zalisman (Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)



Article Info

Publish Date
14 Dec 2018

Abstract

Manusia merupakan titik sentral dari ilmu ergonomi. Keterbatasan manusia menjadi pedoman dalam merancang suatu sistem kerja yang ergonomis. Pada usaha kerupuk Agus Pekerja bekerja secara membungkuk dan berjongkok pada saat menjemur kerupuk dalam jangka waktu yang lama sehingga dapat menyebabkan kelelahan dan cedera. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan faslitas kerja yang ergonomi dan mengurangi kelelahan dan resiko cedera dalam bekerja. Metode yang digunakan untuk menganalisis postur tubuh adalah Rapid Entire Body Assesment (REBA) dan dilakukan pengujian hasil REBA secara manual dengan menggunakan software ergofellow. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara kepada pekerja dan membagikan kuesioner Nordik Body Map (NBM) dan mengambil foto posisi tubuh pekerja pada saat aktivitas penjemuran kerupuk berlangsung. Data antropometri yang digunakan untuk mendesain alat bantu kerja yang dibutuhkan adalah data rata-rata ukuran antropometri orang Indonesia serta dimensionalnya yang diambil dari situs Atropometri Indonesia.org. Nilai skor Rapid Entire Body Assesment (REBA) postur kerja awal diperoleh skor 9, dengan level high atau tinggi posisi kerja ini berisiko tinggi terkena cedera pada otot dan diperlukannya perubahan posisi kerja segera mungkin. Perbaikan postur kerja dengan membuat alat bantu meja jemur kerupuk yang ergonomi, dan dilakukan penilaian portur kerja pekerja menggunakan alat bantu meja jemur kerupuk diperoleh hasil akhir skor REBA 2 dengan level low atau rendah menunjukkan posisi amat dan tidak menimbulkan cedera pada otot. Terdapat penurunan skor REBA sebesar 7 poin dari posisi kerja awal. Hal ini menunjuk meja jemur kerupuk sangat dibutuhkan sebagai alat bantu kerja karena dapat menghidari resiko cedera mosculuskeletal.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

sitekin

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering Other

Description

Sesuai dengan standard ISO 45001 bahwa karyawan harus berpartisipasi dalam melakukan pencegahan kecelakaan. Untuk itu perusahaan telah menetapkan Program Hazob (Hazard Observation) untuk mengidentifikasi bahaya dan melakukan tindakan koreksinya. Penerapan Program Hazob masih dengan metode ...