SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri
Vol 9, No 1 (2011): Desember 2011

Implementasi Penggabungan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan Metode The Satisficing Models untuk Pemilihan Lokasi Pembangunan Perumahan

Jasril, Jasril (Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau)
Mustakim Mustakim (Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau)



Article Info

Publish Date
03 Dec 2014

Abstract

Penentuan lokasi pembangunan perumahan harus memperhitungkan segala sesuatu yang menyangkut sisi positif dan negatif pada sebuah perumahan. Elemen-elemen yg menjadi bahan pertimbangan perusahaan dalam menentukan lokasi pembangunan perumahan meliputi sisi kriteria dan finansial, akan tetapi pada kenyataanya masih memiliki banyak kelemahan dalam perhitungan. Elemen yang menjadi pertimbangan dalam menentukan lokasi yang layak di bangun perumahan pada penelitian ini terdiri atas sisi kriteria dan sisi finansial. Untuk menghitung nilai kriteria atau nilai yang berdasarkan atas persepsi manusia, digunakan Metode Analitical Hirearcy Process (AHP), yang meliputi Fisik Dasar Keadaan Tanah (FDT), Jaringan Listrik dan Air (JLA), Potensi Banjir (PBJ), Transportasi (TRN), Keadaan Lingkungan (KLG) dan Fasilitas Kebutuhan (FKB). Sedangkan untuk menghitung nilai Finansial atau perhitungan berdasarkan nilai ekonomi digunakan metode The Satisficing Models yang terdiri atas Luas Tanah, Harga Tanah, Harga Rumah, Pajak, Penghasilan Penduduk dan Alokasi Dana yang Dibutuhkan. Output penelitian berupa sebuah aplikasi Pemilihan Lokasi Pembangunan Perumahan yang dapat digunakan dengan mudah dan dapat diimplementasikan untuk mendukung dalam merekomendasikan sebuah pemilihan berdasarkan analisa yang telah dilakukan.

Copyrights © 2011






Journal Info

Abbrev

sitekin

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering Other

Description

Sesuai dengan standard ISO 45001 bahwa karyawan harus berpartisipasi dalam melakukan pencegahan kecelakaan. Untuk itu perusahaan telah menetapkan Program Hazob (Hazard Observation) untuk mengidentifikasi bahaya dan melakukan tindakan koreksinya. Penerapan Program Hazob masih dengan metode ...