SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri
Vol 10, No 1 (2012): Desember 2012

Simulasi Dinamika dan Stabilitas Tegangan Sistem Tenaga Listrik dengan Menggunakan Power System Stabilizer (PSS) (Aplikasi Pada Sistem 11 Bus IEEE)

Liliana Liliana (Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau)



Article Info

Publish Date
12 Nov 2014

Abstract

Untuk menjaga kestabilan sebuah sistem, maka perlu diupayakan mesin-mesin sinkron berada pada kondisi sinkronnya. Kestabilan sistem pada mesin sinkron dapat ditingkatkan dengan menggunakan perangkat kontrol PSS. Makalah ini membahas kestabilan tegangan saat unjuk kerja sistem dalam kondisi normal dan gangguan tanpa dan dengan peralatan kontrol tersebut. Studi kasus yang diambil adalah sistem 11 bus standar IEEE pada software EDSA (electrical Distribution and Transmision System Analysis) dan disimulasikan langsung. Dari hasil simulasi program menunjukkan penggunaan PSS yang digunakan pada sistem 11 bus tidak terlalu berpengaruh terhadap kestabilan dinamik walaupun unjuk perbaikan sistem sudah mulai meningkat dibandingkan sebelum pemasangan PSS, pengaruh yang paling besar dalam penggunaan PSS pada sistem 11 bus ini terdapat pada bus 01 saat kondisi normal besar arus 2616.44 A, setelah terjadi gangguan menjadi 8404.51 A, juga bus 05 mengalami kenaikan dari 128.42 A menjadi 377.77 A, dengan penggunaan PSS osilasi dapat diredam, pada bus 01 overshoot tegangan sebesar 1.1 PU dapat diredam pada settling time 9 detik pada tegangan 1 PU,dan pada bus 05 overshoot tegangan sebesar 9 PU dapat diredam pada settling time 9.8 detik pada tegangan 8.8 PU.

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

sitekin

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering Other

Description

Sesuai dengan standard ISO 45001 bahwa karyawan harus berpartisipasi dalam melakukan pencegahan kecelakaan. Untuk itu perusahaan telah menetapkan Program Hazob (Hazard Observation) untuk mengidentifikasi bahaya dan melakukan tindakan koreksinya. Penerapan Program Hazob masih dengan metode ...