SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri
Vol 14, No 1 (2016): Desember 2016

PERBANDINGAN KLASIFIKASI TUGAS AKHIR MAHASISWA JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES CLASSIFIER DAN K-NEAREST NEIGHBOR

Yusra Yusra (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2016

Abstract

Klasifikasi merupakan salah satu cara untuk mengorganisasikan teks sehingga teks yang memiliki isi yang sama akan dikelompokkan kedalam kategori yang sama. Tugas akhir merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh setiap mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikannya diperguruan tinggi. Pada jurusan Teknik Informatika, tugas akhir dikelompokkan dalam dua topik umum yaitu Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi. Oleh karena itu akan dilakukan penelitian untuk melakukan klasifikasi terhadap tugas akhir mahasiswa Teknik Informatika dengan membandingkan metode Naïve Bayes Classifier dan K-Nearets Neighbor, karena metode ini merupakan algoritma populer dalam melakukan proses pengklasifikasian teks. Dalam penelitian ini akan dilakukan perbandingan hasil klasifikasi berdasarkan abstrak bahasa Indonesia dan daftar isi dari tugas akhir. Proses metode Naïve Bayes Classifier dan K-Nearest Neighbor dilakukan dengan fungsi metode Naïve Bayes Classifier dan K-Nearest Neighbor yang ada pada WEKA. Pengujian akurasi metode pada penelitian ini dilakukan dengan test option 10-fold cross validation dan evaluasi data uji menggunakan confusion matrix. Dari penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil pada seratus data tugas akhir dengan jumlah kelas acak, metode Naïve Bayes menghasilkan nilai akurasi lebih baik, yaitu sebesar 87%. Pengujian pada metode K-Nearest Neighbor menghasilkan nilai akurasi 84% dengan nilai k=3, 85% dengan nilai k=5, 86% dengan nilai k=7 dan 84% dengan nilai k=9.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

sitekin

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering Other

Description

Sesuai dengan standard ISO 45001 bahwa karyawan harus berpartisipasi dalam melakukan pencegahan kecelakaan. Untuk itu perusahaan telah menetapkan Program Hazob (Hazard Observation) untuk mengidentifikasi bahaya dan melakukan tindakan koreksinya. Penerapan Program Hazob masih dengan metode ...