Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis (JIMB)
Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN

Lukertina Sihombing (Universitas Mercu Buana)



Article Info

Publish Date
14 Nov 2018

Abstract

Pangsa pasar nutrition food di Indonesia terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang positif. Gizi buruk dan kekurangan gizi, berpengaruh erat pada kualitas sumber daya manusia. Kinerja organisasi salah satu nutrition food company yang unggul ini diharapkan sebanding dengan kinerja karyawannya. Penelitian ini menguji dan menganalisis pengaruh budaya organisasi dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan PT.SA. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan pada divisi CRM, Manufakturing dan QA yaitu 250 orang. Metode Sampling yang digunakan adalah Probability Sampling, dengan teknik Proportionate Stratified Sampling menggunakan rumus Slovin, maka ditemukan 154 karyawan atau responden sebagai sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner. Analisa data menggunakan teknik regresi linier berganda melalui SPSS versi 21, dan hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif yang signifikan antara budaya organisasi terhadap kinerja karyawan dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan secara parsial, serta adanya pengaruh positif yang signifikan secara bersama-sama pada  kedua variabel terhadap kinerja karyawan. Gaya Korelasi sangat kuat terjadi antara dimensi transformational leadership style dari variabel gaya kepemimpinan dengan dimensi work quantity  dari variabel kinerja karyawan. Pelatihan kepemimpinan secara berkala untuk level basic (staff) baik untuk membantu peningkatan kinerja karyawan secara personal maupun tim

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

jimb

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering Other

Description

In order to make Indonesia the center of the worlds Islamic economy, tourism is one of the potential sektors to be developed. The Ministry of Tourism and Creative Economy visited Indonesia as many as 6 million visitors until 2024. Kota Tua area is one of the priority tours that will be made ...