Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis (JIMB)
Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis

STRATEGI INOVASI MODEL BISNIS RITEL MODERN DI ERA INDUSTRI 4.0

Johan Oscar Ong (Unknown)
Achmad H Sutawijaya (Unknown)
Ahmad Badawi Saluy (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Jul 2020

Abstract

Bisnis ritel modern kategori minimarket di Indonesia mencatat pertumbuhan yang terus berlanjut dari tahun ke tahun.  Hal ini ditandai dengan peritel besar yang mampu terus membukukan pertumbuhan bisnis rata-rata 9% per tahun. Peritel besar raksasa yaitu Alfamart dan Indomaret sukses menjalankan bisnis ritel minimarket ini, namun berbeda halnya dengan minimarket 7 Eleven (Sevel) yang tutup sejak 30 juni 2017. Secara bisnis, Sevel menawarkan produk dan service yang lebih lengkap daripada Alfamart dan Indomaret. Sevel Indonesia dengan inovasi bisnisnya yang menawarkan makanan dan minuman ready to eat lengkap dengan area untuk duduk serta jaringan internet gratis, terlihat sangat menjanjikan dan sempat sangat berhasil di tahun 2014, namun pada akhirnya tutup. Di era 4.0 ini menjadi tantangan tersendiri bagi bisnis ritel dimana kelangsungan bisnis harus dapat diselaraskan dengan perkembangan teknologi untuk memenuhi ekspektasi dan keinginan konsumen. Penelitian menggunakan metode analisa deskriptif dengan melakukan review literatur yang mendukung dan menggunakan pendekatan model Sustainable Growth Retail Business Model. Value chain analysis digunakan untuk menjabarkan value yang ditingkatkan pada proses bisnis retail kategori minimarket ini. Penelitian ini menghasilkan model bisnis ritel yang dapat tumbuh berkelanjutan dengan menggunakan output bisnis sebagai tujuan akhir yang akan dicapai.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jimb

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering Other

Description

In order to make Indonesia the center of the worlds Islamic economy, tourism is one of the potential sektors to be developed. The Ministry of Tourism and Creative Economy visited Indonesia as many as 6 million visitors until 2024. Kota Tua area is one of the priority tours that will be made ...