Irigasi tetes merupakan metode pemberian air tanaman secara kontiniu dan penggunaan air yang sesuai dengan kebutuhan tanaman. Penelitian mengenai pengaruh jumlah pemberian air dengan sistem irigasi tetes terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu telah dilakukan pada bulan Februari-Mei 2017 di Rumah Kawat Kebun Percobaan Universitas Andalas, Limau Manis, Padang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jumlah pemberian air yang terbaik dari air penyiraman selama periode pertumbuhan tanaman terung dengan menggunakan sistem irigasi tetes. Penelitian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 taraf perlakuan (150 ml, 200 ml, 250 ml, 300 ml) dan 5 ulangan. Setiap satuan percobaan terdiri dari 6 tanaman terung, 4 diantaranya dijadikan sampel. Data hasil pengamatan dianalisis dengan uji F pada taraf 5% dan jika F hitung perlakuan lebih besar daripada F table dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pemberian air 300 ml memberikan pengaruh yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung. Kata kunci: : terung ungu, irigasi tetes, penyiraman, Solanum melongena
Copyrights © 2018