Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting, selain gandum dan padi. Penduduk beberapa daerah di Indonesia (misalnya di Madura dan Nusa Tenggara) juga menggunakan jagung sebagai pangan pokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengelolaan lahan dan pemberian pupuk pellet terhadap pertumbuhan dan produksi Tanaman Jagung Manis (Zea Mays Saccharata Strut). Penelitian ini dilaksanakan di lokasi Kelurahan Batang Ayuni Julu, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kabupaten Tapanuli Selatan, ketinggian tempat 500 meter dari permukaan laut. Waktu penelitian dilaksanakan bulan Februari 2017 dan penelitian selesai pada bulan Juli 2017. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor yaitu faktor pengelolaan lahan disimbolkan (PL) terdiri dari 3 taraf yaitu PL0, PL1, PL2 dan Faktor penggunaan pupuk Pellet disimbolkan (PP) dengan 3 taraf yaitu PP0,. PP1, PP2, PP3. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pengelolaan lahan menunjukkan pengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman pada umur 6 mst, umur berbunga, panjang tongkol dan bobot 100 biji, tetapi pada parameter tinggi tanaman umur 3, 4 dan 5 mst, jumlah daun, tidak menunjukkan adanya pengaruh yang nyata terhadap perlakuan pengelolaan lahan. Pengaruh perlakuan pupuk Pellet terhadap parameter tinggi tanaman pada umur 3 mst, dan panjang tongkol tidak menunjukkan adanya pengaruh yang nyata, tetapi pada parameter tinggi tanaman umur 4, 5 dan 6 mst, jumlah daun umur 4, 5 dan 6 mst, umur berbunga dan bobot 100 biji menunjukkan adanya pengaruh yang nyata terhadap perlakuan pemberian pupuk Pellet. Dari hasil analisa secara statistik menunjukkan bahwa interaksi antara kedua perlakuan tidak berpengaruh yang nyata terhadap semua parameter yang diamati.
Copyrights © 2017