Tujuan: untuk mengetahui pengaruh efektivitas teknik relaksasi guided imagery terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi di RSUD Pesanggrahan Jakarta Selatan tahun 2020. Desain penelitian: quasi experiment menggunakan rancangan One Group Pretest – Posttest. Sampel diambil dengan menggunakan rumus Slovin dengan jumlah sampel sebanyak 114 responden. Pengambilan sampel menggunakan tehnik Purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil: berdasarkan analisis univariat dari 114 orang, pada pasien pre operasi yang belum diberikan teknik relaksasi guided imagery mayoritas mengalami cemas berat sebesar 39,5%) dan yang sudah diberikan mayoritas cemas ringan sebesar 41,2%. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon diketahuii bahwa p value 0,000 yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara kelompok pre test dan post test. Kesimpulan: pasien pre operasi yang mengalami kecemasan setelah diberikan teknik relaksasi guided imagery mengalami penurunan tingkat kecemasan. Saran: bagi responden diharapkan dapat menerapkan relaksasi guided imagery sebelum dilakukannya operasi, dikarenakan sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa relaksasi guided imagery dapat menurunkan tingkat kecemasan pasien.
Copyrights © 2020